CURIKAMU.COM – Untuk membuat perbanyakan tanaman dengan kultur jaringan, kita perlu memahami apa saja bahan-bahan yang diperlukan. Kultur jaringan mungkin bukan hal yang awam didengar oleh masyarakat. Namun, jika dilihat dari tujuannya, kultur jaringan mungkin sudah banyak dilakukan pembudi daya tanaman dalam usaha memperbanyak bibit secara tradisional. Secara keilmuan kultur jaringan lebih baik dalam hal kualitas bila dibandingan dengan cara tradisional. Kualitas yang lebih baik terlihat dari ketahanan tanaman terhadap hama, sifat yang mirip dengan induknya, serta waktu pelaksanaannya yang tidak bergantung pada musim. Bila dilihat dari kelebihannya ini maka kultur jaringan mempunyai manfaat yang sangat baik
Air akuades diperlukan sebagai cairan untuk melarutkan media kultur. Akan tetapi, air akuades ini tidak mutlak harus ada karena dapat digantikan dengan air mineral/galon yang biasa kita minum. Air mineral ini kemudian dipakai untuk membuat media kultur dengan cara dimasak dan diaduk di atas hot plate stirer atau dengan menggunakan kompor biasa.
4
Air Steril
Air steril adalah air mineral atau air akudes yang dimasukkan ke dalam botol kultur dan disterilkan dalam autoklaf selama 1 jam. Air steril ini digunakan untuk membilas eksplan pada saat proses sterilisasi eksplan di dalam laminar/enkas. Hal ini dimaksudkan agar tidak terdapat sisa-sisa bahan steril yang masih menempel pada eksplan karena dapat menghambat pertumbuhan eksplan.
Aluminium foil digunakan untuk menutup botol kultur, alternatif lain yang lebih murah adalah dengan menggunakan plastik yang tahan panas dan diikat dengan karet kualitas satu/terbaik. Penggantian aluminium dengan plastik tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan kultur bahkan memberikan pengaruh yang positif karena botol kultur bagian atas menjadi lebih tembus pandang sehingga sinar dapat masuk ke dalam botol kultur dengan lebih baik sehingga pertumbuhan akan lebih optimal.
6
Karet
Karet yang digunakan adalah karet dengan kualitas nomor satu. Apabila disterilkan dalam autoklaf, karet ini tidak mudah putus dan tetap elastis walaupun sudah diautoklaf. Fungsi utama dari karet adalah untuk mengikat tutup botol yang menggunakan plastik. Karet ini setelah 1–6 bulan harus dikontrol karena akan menjadi kendur, sehingga perlu ditambahkan lagi untuk menghindari terjadinya kontaminasi.
7
Plastik Gulung
Plastik gulung ini digunakan sebagai pengganti tutup botol, terutama untuk botol yang permukaannya kecil. Plastik gulung yang digunakan juga harus tahan saat disterilkan di dalam autoklaf.